





Banjarmasin, 11 Februari 2026 – Pemandangan berbeda terlihat di ruang kelas VI MI. Nurul Islam Km. 5. Bukan sekadar deretan buku, meja-meja siswa justru dipenuhi dengan kertas karton, gambar planet, dan gunting. Di bawah bimbingan guru kelas, para siswa sedang asyik mengeksplorasi jagat raya melalui pembuatan Alat Peraga Sederhana Gerhana dan Orbit Tata Surya (Matahari, Bumi, dan Bulan).
Pembelajaran sains kali ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai posisi dan pergerakan benda langit. Alih-alih hanya menghafal teori di buku, siswa diajak untuk memvisualisasikan bagaimana Bumi berotasi dan berevolusi mengelilingi Matahari, serta bagaimana posisi Bulan dapat menyebabkan terjadinya gerhana.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI. Masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang siswa yang berbagi tugas dengan kompak:
Setelah proses pembuatan selesai, tantangan sesungguhnya dimulai. Setiap kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil karya mereka. Dengan penuh percaya diri, para siswa memperagakan proses terjadinya gerhana matahari dan bulan menggunakan alat buatan mereka sendiri.
“Sangat seru! Dengan membuat alat ini sendiri, kami jadi lebih paham kenapa bulan bisa menutupi matahari dan bagaimana bumi kita terus bergerak tanpa kita sadari,” ujar salah satu siswa dengan antusias.
Kegiatan praktik seperti ini merupakan komitmen MI. Nurul Islam Km. 5 untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan (Joyful Learning). Selain mengasah kemampuan kognitif di bidang sains, siswa juga dilatih untuk bekerja sama dalam tim dan berani berbicara di depan publik.

Beri Komentar